Kapan Kita
mulai Belajar?
Sejak dalam
Kandungan
Belajar
dimulai sejak bayi di dalam kandungan. Mereka belajar dari balik dinding prut
ibunya. Mereka merekam apa saja yang ada di balik dinding perut ibunya. Mereka
belajar irama musik dari degup jantung ibunya, dari sirkulasi pencernaan
makanan, dan bunyi-bunyian dari luar sana.
Sejak bayi
mulai bergerak, pembelajaran sudah harus dimulai. Biasanya mereka mulai
menunjukkan keberadaannya dengan gerakan lembut. Pada saat yang demikian
mulailah si ibu mengidam. Ingin makan yang aneh-aneh, yang sulit dijangkau,
yang tidak masuk akal. Bila hanya ingin buah yang kecut-kecut, tntulah masih
dalam batas kewajaran. Tetapi kalau sudah menyimpang, seperti ingin makan di
pinggir kali, makan nasi milik tetangga, ingin mencium singa. Tentu saja tidak
harus dituruti. Belai dia dan jangan dituruti, walau perasaan menjadi tidak
enak.
Sejak bayi
mulai bergerak dalam perut ajaklah berkomunikasi, bercanda dan beri tahu kegiatan apa yang sedang dilakukan
sambil membelai perut. Yang bbiasanya berontak adalah bila diperiksa bidan atau
dokter. Seakan mereka menghindar menjauh. Maka ibulah yang memberi tahu bahwa
dokter akan memeriksa kesehatannya, mereka tidsk boleh panik.
Sejak
Kelahirannya.
Setelah lahir
bayi akan melajar melalui pendengaran, penglihatan, perasa, peraba. Mereka
memiliki daya meniru yang sangat kuat. Pengaruh dunia luar akan mewarnai
hari-hari yang di laluinya. Untuk itu perlu disiapkan media belajar yang
memadai. Perdengarkan musik-musik lembut, aneka
suara binatang, tutur kata lembut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar